Postingan

Anggaran Laba Rugi dan Neraca Proforma

Materi Pembelajaran — Pertemuan 10 Anggaran Laba Rugi dan Neraca Proforma Mata Kuliah Penganggaran Perusahaan — Program Studi S1 Manajemen Pertemuan 10 dari 16 Tingkat Menengah Sub-CPMK 3.2 Metode Penjelasan + Tugas Spreadsheet Tujuan Pembelajaran Mahasiswa mampu menyusun anggaran laba rugi dan neraca proforma berdasarkan anggaran operasional dan kas. 1. Proyeksi Laporan Laba Rugi 2. Neraca Proforma 3. Keterkaitan Antar-Anggaran Rangkuman Referensi 1. Penyusunan Proyeksi Laporan Laba Rugi Laporan keuangan proforma adalah laporan keuangan yang disusun untuk periode mendatang berdasarkan anggaran, bukan berdasarkan transaksi yang sudah terjadi. Bersama anggaran kas, laporan laba rugi dan neraca proforma membentuk anggaran keuangan yang menunjukkan dampak seluruh rencana operasional terhadap laba dan posisi keuangan perusahaan. Proyeksi laba rugi disusun dari anggaran-ang...

Anggaran Kas

Gambar
Materi Pembelajaran — Pertemuan 9 Anggaran Kas Mata Kuliah Penganggaran Perusahaan — Program Studi S1 Manajemen Pertemuan 9 dari 16 Tingkat Menengah Metode Penjelasan + Tugas Spreadsheet Tujuan Pembelajaran Mahasiswa mampu menyusun anggaran kas berdasarkan pola penerimaan dan pengeluaran. 1. Pola Penerimaan Kas 2. Pola Pengeluaran Kas 3. Kebutuhan Pembiayaan/Surplus Kas Rangkuman Referensi 1. Pola Penerimaan Kas (Tunai dan Kredit) Pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, seluruh anggaran operasional disusun berdasarkan konsep akrual : penjualan dicatat ketika terjadi, dan biaya dicatat ketika timbul, terlepas dari kapan uangnya diterima atau dibayarkan. Anggaran kas ( cash budget ) menerjemahkan seluruh anggaran tersebut ke dalam arus kas yang sesungguhnya, yaitu kapan kas masuk dan kapan kas keluar. Ini penting karena perusahaan yang labanya besar pun dapat kesulitan membayar kewajiban apabila...

Digital Banking dan Fintech Lending

Gambar
Cloud Accounting and Fintech  ·  D3 Komputerisasi Akuntansi Pertemuan 11 — Digital Banking dan Fintech Lending Tingkat: Menengah Bobot: 2 SKS Orientasi: Teori dan diskusi kasus — regulasi dan risiko Setelah membahas pembayaran digital pada Pertemuan 10, kini kita masuk ke dua kategori fintech lain yang dekat dengan kebutuhan pelaku usaha: perbankan digital dan pinjaman berbasis teknologi (fintech lending). Pertemuan ini membandingkan bank digital dengan bank konvensional, memperkenalkan open API perbankan yang menjadi dasar integrasi pada Pertemuan 12, lalu membahas P2P lending beserta regulasi, penilaian kelayakan (credit scoring), dan risiko pinjaman online ilegal. Daftar isi pertemuan ini Tujuan Pembelajaran 1. Digital Banking vs Bank Konvensional 2. Open API Perbankan 3. Konsep P2P Lending / LPBBTI 4. Credit Scoring dan Manajemen Risiko Lender-...

Pertemuan 10 — Digital Payment, E-Wallet, dan QRIS

Gambar
Cloud Accounting and Fintech  ·  D3 Komputerisasi Akuntansi Pertemuan 10 — Digital Payment, E-Wallet, dan QRIS Tingkat: Menengah Bobot: 2 SKS Orientasi: Teori dan simulasi — kategori fintech payment Pada Pertemuan 9, payment dikenali sebagai salah satu kategori fintech yang paling dekat dengan pelaku usaha. Pertemuan ini membahas kategori tersebut lebih dalam: konsep pembayaran digital dan uang elektronik, e-wallet, QRIS sebagai standar kode QR nasional, aturan Bank Indonesia yang melandasinya, dan biaya MDR yang ditanggung merchant. Pembahasan ini menjadi bekal untuk Pertemuan 12, saat transaksi QRIS dan e-wallet dicatat pada cloud accounting. Daftar isi pertemuan ini Tujuan Pembelajaran 1. Konsep Digital Payment dan E-Money 2. E-Wallet: OVO, GoPay, DANA, ShopeePay 3. QRIS: Definisi, Statis vs Dinamis, QRIS TAP 4. Regulasi Bank Indonesia terkait Q...